SOSIOLOGI
Definisi
sosiologi
Socius
: teman, bersama-sama
Logos
: omongan
Bapak
sosiologi yaitu August Comte dan membuat buku berjudul Positive Philosopy 1883
Menurut
F.F Cuber (1951) Ilmu pengetahuan -> hubungan timbal balik antara manusia,
masyarakat, kehidupan manusia dalam berbagai aspeknya.
Raucek
& Waren : sosiologi yaitu ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dan
kelompok”
Max
Weber : ilmu yang mempelajari tindakan” sosial
Selo
Soemarjan : ilmu yang mempelajari struktur sosial & proses” sosial termasuk
perubahan sosial.
Budaya
muncul disebabkan oleh adanya kebiasaan.
Perubahan
itu muncul karena ada kemauan dan perkembangan dalam setiap masa.
Ciri-ciri
ilmu pengetahuan:
-
Empiris
-
Rasional/logis
-
Dapat
di koreksi,terbuka,umum,komunikati
-
Objektif
-
Sistematis
memiliki metode mengumpulkan,memformulasi & menganalisis data.
Ilmu
pengetahuan merupakan sesuatu yang diperoleh dari pengamatan inderawi yang
disusun secara sistematis.
Hakikat/ciri
sosiologi :
-
Ilmu
sosial (bukan agama)
-
Membatasi
pada apa yang terjadi sekarang (bukan yang seharusnya terjaddi
-
Pure
science
-
Abstrak
-
Empiris
& rasional
-
Menghasilkan
pengertian” & pola” umum
-
Value
free (objektif & ilmiah)
Objek
studi sosiologi yaitu masyarakat (sekelompok orang yang saling berinteraksi
satu sama lain yang hidup di tempat tertentu dalam waktu yang cukup lama)
mencakup 3 aspek,struktur sosial,proses sosial, perubahan” sosial.
27/09/2016
#
Pada zaman Renaisance (1200-1600), jawaban atas kemenangan Eropa (islam mulai
runtuh)
Machiavelli
-> orang pertama yang memishakan antara politik &moralsehingga dapat
terjadi pendekatanmekanis terhadap masyarakat. (teori Machiavelli mudah utuk
diterima)
#
Abad pencerahan (Thomas Hobbes) mengarang buku Leviathnant
# HAM (Fundamental
Right) John Locke- Alam (Bapak HAM)
1.
Hak
hidup
2.
Hak
tidak di sia”
3.
Hak
tidak diperbudak
4.
Hak
untuk tidak dipakai mayoritas
5.
Hak
untuk memilih dan memeluk agama
Indonesia
menganut teori Utilitarianisme (Jeremy Bentham) 7 arus kebahagiaan umat
manusia,ukuran yang dipakai mayoritas (perbatasan HAK dibatasi oleh : publict
interest,moral,etika,agama) bahkan menganut Alam, positivisme & teori Anti
Utilitarianisme tidak berkembang.
# Abad 19 August
Comte (1798-1853) -> memperkenalkan sosiolog sebagai usaha untuk menjawab
perkembangan interaksi sosial dalam masa industrialisasi.
Perkembangan
teori sosiologi paling pesat terjadi di Amerika pada abad ke-20
Faktor
pendorongnya adalah, perubahan sosial masyarakat yang membutuhkan pemecahan
berdasarkan bidang ilmu tertentu. Kedua di dorong oleh perkembangan ilmu,
terutama masyarakat yang mampu mengkaji masyarakat secara ilmiah.
# Stratifikasi
adalah suatu struktur yang secara fungsional di perlukan bagi
masyarakat.(Parsons ; Kingsley Davis & Wilbert Moore) ke-20.
#
Paradigma dalam sosiologi
Fakta
sosial
Teori : fungsionalisme struktural
Konflik
Sistem
Sosiologi makro
Definisi
sosial
Teori : action theory (teori tindkan)
Interaksionalisme simbolik
Fenomenologi
Perilaku
sosial
Teori
: Behaviour dan sociology
Exchange theory
Tingkat
level realitas sosial dan paradigma utama sosiologi
Makroskopik
|
Objektif
|
i.
Makro-objektif
Ex : masyarakat, hukum, birokrasi,
arsitektur, teknologi & bahasa
|
ii. Makro –
subjektif
Ex
: kultur, norma,dan nilai”
|
Subjektif
|
|
|
iii.
Mikro –
objektif
Ex : pola
tingkah laku, tindakan & interaksi sosial
|
iv.
Mikro –
subjektif
Ex : berbagai
konstruksi sosial tentang realitas.
|
|
Mikroskopik
# Tingkatan
realitas sosial & paradigma utama sosiologi
Tingkatan
Realitas
Sosial Paradigma
Sosiologi
|
Makro
– subjektif
|
Fakta
Sosial
|
Paradigma terpadu
|
|
Makro
- objektif
|
|
|
|
Mikro
- subjektif
|
Definisi
Sosial
|
|
|
Mikro
- objektif
|
|
|
|
|
Tingkah
laku sosial
(masuk
dalam mikro/makro)
|
Kegunaan
teoris sosiologi
Secara
umum untuk pembangunan pra-perencanaan dengan mencari data masyarakat.
1.
Pola
interaksi sosial
2.
Kelompok”
sosial
3.
Kebudayaan
(nilai”) : mendukung pembangunan, yang tidak berpengaruh (-) terhadap
pembangunan, yang tidak menghambat pembangunan
4.
Lembaga”
sosial
5.
Stratifikasi
sosial
Manfaat
terapan
-
Meningkatkan
kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial
-
Menjaring
& memberikan data sosial yang akurat kepada pemerintah
-
Dapat
membantu meninjau kembali pemahaman pribadi & orang lain tentang pola”
kehidupan keluarga & masyarakat.
-
Memungkinkan
untuk menjadi aktif beradaptasidalam kehidupan bermasyarakat menuju kebaikan
bersama.
Tahapan
penyelesaian masalah sosial & pembangunan
1.
Perencanaan
: data tentang aspirasi & kebutuhan masyarakat.
2.
Pelaksanaan
: data tentang kekuatan sosial dalam masyarakat.
3.
Penilaian/evaluasi
: analisa terhadap dampak sosial/konsekuensi yang dihadapi akibat kebijakan
pembangunan.
Perspektif
sosiologi
Paradigma
evolusionisme : paham yang menarik garis dan pangkal keterbelakangan menuju
ujung kemajuan. Proses penelitian di ambil dari keputusan yang efisien.
Perspektif
fungsionalis : pandangan kuat pada tradisi keteraturan pusat perhatian pada
kemapanan, mengutamakan rasionalitas dalam menjelaskan peristiwa sosial.
Perspektif
konflik : konflik menekankan pada adanya perbedaan individu dalam mendukung
suatu sistem sosial.
Perspektif
simbolik
4-10-2016
Proses Sosial
Ketika
dua orang berinteraksi kemudian dari interaksi tersebut memberikan pengaruh
kepada kedua belah pihak secara timbal balik maka terjadi proses sosial.
Soekanto
(2003) proses sosial ada 2 tipe :
1.
Proses
yang asosiatif : prrosesyang bersifat mempersatukan/ menempatkan sistem.
2.
Proses yang disasosiatif ; proses sosial yang
merubah sistem
Proses
sosial sebagai landasan interksi sosial.
#
Pengaruh timbal balik sebagai akibat hubungan timbal balik antara individu
dengan kelompok & kelompok lain mengenai aspek kehidupan manusia seperti
politik, ekonomi, sosial, budaya dan keamanan.
Berbagai
segi kehidupan tersebut adalah penerapan aspek” dalam kehidupan sosial yang
mewarnai bahkan menentukan perkembangan dalam kehidupan bersama.
Proses
asosiatif :
-
Kerja
sama : usaha bersama antar orang perorangan
-
Akomodasi
: meredakan suatu pertentangan
-
Asimilasi
: mengurangi perbedaan antar individu atau kelompok
-
Akulturasi
: terjadi jka menyebabkan perubahan dalam hubungan sosial & pola adat
istiadat serta interaksi sosial
Proses
disasosiatif :
-
Persaingan:
individu/kelompok bersaing mencari keuntungan
-
Kontroversi
: proses sosial yang berada diantara persaingan dan pertentangan
-
Pertentangan
: terjadi arena perasaan memegang peranan penting dalam mempertajam perbedaan
sehingga masing” pihak berusaha untuk saling menghancurkan.
Interaksi
sosial yaitu dasar proses sosial menunjuk pada hubungan” sosial yang dilihat
dari segi dinamis.
Interaksi
sosial merupakan syarat utama terjadinya aktifitas sosial
Ciri
– ciri :
-
Adanya
pelaku dengan jumlah lebih dari satu
-
Ada
komunikasi antar pelaku
-
Ada
dimensi waktu yang menentukan sifat aksi yang sedang berlangsung
-
Ada
tujuan tertentu
Dasar
terjadinya interaksi sosial adalah kontak sosial & komunikasi.
11/10/2016
Etimologi
Budaya dan Kebudayaan
Budaya : bahasa sansekerta (buddayah) –
budhi/akal
Kebudayaan : bahasa inggris (culture) – bahasa latin (colere)
pemeliharaan, pengelolaan tanah , menjadi tanah pertanian.
Arti
kiasan : pembentukan & pemurnian
jiwa
Definisi
budaya yaitu sesuatu yang kompleks yang meliputi pengetahuan, seni, keyakinan
hukum, moral, adat istiadat, dan kapabilitas lainnya & kebiasaan yang
didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. (Taylor, 1987)
Budaya
mewakili cara persepsi kepercayaan yang dipercaya mampu dijadikan sebagai
pegangan oleh anggota budaya tersebut yang sadar / tanpa disadari dijadikan
kebenaran yang absolut.
Karakteristik
budaya :
-
Dipelajari
(dari lahir)
-
Dibagikan
kepada kelompok
-
Proses
adaptasi lingkungan dan faktor teknis & sumber alam
-
Bersifat
dinamis & proses berubah ubah
-
Setiap
budaya mengartikan sebuah hubungan & peran bahwa orang-orang mengasumsikan
sebagai bagian dari masyarakat sejalan dengan peran terdapat hak &
kewajiban.
Konsep
yang berhubungan dengan budaya :
-
Etnis
/ identitas etnis
-
Minoritas
-
Ras
-
Rasisme
Fungsi
budaya yaitu untuk menjaga perilaku dengan menyediakan peralatan-perlatan untuk
bertindak dan menginstropeksi / memberi arti pada pengalaman serta menerangkan
apa yang tidak dapat diterangkan / tidak dapat diketahui.
Sifat
budaya :
-
Dapat
dipelajari
-
Suatu
yang dinamis
-
Beraneka
ragam
-
Tidak
mudah digambarkan
-
Etnosentrisme
dan relatif
-
Meresap
Kebudayaan
yaitu seluruh cara kehidupan dari masyarakat & tidak hanya mengenai
sebagian tata cara iduo saja yang dianggap lebih tinggi dan lebih diinginkan,
menunjuk pada brbagai aspek kehidupan.
Sistem
religi :
-
Sistem
kepercayaan
-
Nilai
dan pandangan hidup
-
Komunikasi
keagamaan
-
Upacara
keaagamaan
Sistem
kemasyarakatan :
-
Kekerabatan
-
Asosiasi
& perkumpulan
-
Sistem
kenegaraan
-
Sistem
kesatuan hidup
Sistem
pengetahuan :
-
Flora
& fauna
-
Waktu,
ruang & lingkungan
-
Tubuh
manusia & perilaku antar sesama manusia
Sistem
ekonomi :
-
Berburu
& mengumpulkan makanan
-
Bercocok
tanam
-
Peternakan
-
Perdagangan
Sistem
teknologi :
-
Produksi,
distribusi, transportasi
-
Peralatan
komunikasi
-
Peralatan
konsumsi dalam bentuk wadah
-
Pakaian
& perhiasan, dll.